kontroversi film merah putih "one for all"


 Film ini berkisahkan tentang Tim Merah Putih, terdiri dari delapan anak yang berasal dari beragam latar budaya: Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa. Mereka dipercaya menjaga bendera pusaka yang akan dikibarkan pada upacara 17 Agustus, namun tiba-tiba benderanya hilang misterius tiga hari sebelum hari H

Mereka kemudian memulai petualangan penuh tantangan—menembus hutan lebat, menyusuri sungai deras, menghadapi badai, dan mengatasi perbedaan di antara mereka demi satu tujuan mulia: mengibarkan kembali bendera Merah Putih tepat pada waktunya

Durasi film sekitar 70 menit dan masuk kategori Semua Umur (SU)

Tokoh dan Tim Produksi

  • Produser: Toto Soegriwo

  • Sutradara & Penulis Naskah: Endiarto dan Bintang Takari (yang juga berperan sebagai animator)

  • Rumah Produksi: Perfiki Kreasindo, bagian dari Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail

Pengisi suara tokoh-tokohnya antara lain: Neka, Yahya, Nabila Yasmin, Sky, Nathan, Billy, Kenneth, Rangga, Bintang, Vienkan Bahreys, dan Elsya H. Syarief

Pesan Utama & Reaksi Publik

Film ini mengangkat pesan kuat tentang persatuan dalam keberagaman, keberanian, dan semangat nasionalisme melalui kolaborasi anak-anak dari budaya yang berbeda

Namun, trailer yang dirilis menuai kritik tajam dari banyak netizen. Sorotan utama adalah kualitas visual yang dianggap kurang meyakinkan dan terlalu kaku, serta isu penggunaan aset 3D siap pakai dari Daz3D, yang dianggap mengurangi orisinalitas produksi

Selain itu, muncul adegan kontroversial—seperti gambar senapan lara
s panjang semacam AK-47 yang ditampilkan di Balai Desa, yang diklarifikasi oleh tim produksi sebagai properti panggung untuk pentas, bukan senjata sungguhan

Budget yang disebut mencapai Rp 6,7 miliar juga jadi bahan perbincangan. Meski besar, ada kritik soal kualitas output yang tidak sebanding; di sisi lain, sutradara menyebut pembiayaannya berupa “gotong royong” berdasarkan effort bersama, bukan dana pemerintah

Menariknya, meski sudah punya tanggal rilis di 14 Agustus, film ini hanya ditayangkan di sekitar 16 layar bioskop saja—termasuk XXI dan Sam’s Studio—karena keterbatasan biaya dan sumber daya

 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Artikel manfaatnya bermain Game